PENGARUH STRES DAN KONFLIK TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PT PLN (PERSERO) P3B SUMATERA UPT PEMATANGSIANTAR

Ressy Julianti Sibuea, Darwin Lie, Marisi Butarbutar, Fitria Halim

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui gambaran stres, konflik dan kinerja pegawai pada PT PLN (Persero) P3B Sumatera UPT Pematangsiantar. 2. Untuk mengetahui pengaruh stres dan konflik terhadap kinerja pegawai pada PT PLN (Persero) P3B Sumatera UPT Pematangsiantar baik secara simultan maupun parsial.

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain penelitian lapangan dan kepustakaan. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif yaitu sebanyak 96 responden yaitu pegawai pada PT PLN (Persero) P3B Sumatera UPT Pematangsiantar. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan ialah regresi linier berganda, koefisien korelasi dan determinasi serta pengujian hipotesis dengan uji F dan uji t.

Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Tingkat stres pegawai rendah dan konflik yang ada pada PT PLN (Persero) P3B Sumatera UPT Pematangsiantar cukup tinggi serta kinerja pegawai sudahbaik.2. Hasil analisis regresi adalah Ŷ = 78,456 - 0,202X1 - 0,311X2, artinya stresdan konflik berpengaruh negatif terhadap kinerja pegawai. 3. Hasil analisis korelasi diperoleh nilai r =0,453artinya terdapat hubungan yang sedang antarastres dan konflikterhadap kinerja pegawai pada PT PLN (Persero) P3B Sumatera UPT Pematangsiantar. Tinggi rendahnya kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh stres dan konflik sebesar 20,6%.4. Hipotesis penelitian H0 ditolak, artinya stres dan konflik berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada PT PLN (Persero) P3B Sumatera UPT Pematangsiantar baik secara simultan maupun parsial.

Adapun saran dari penelitian ini adalah untuk mengelola stres,sebaiknya perusahaan menyediakan fasilitas yang memadai agar tercipta kondisi kerja yang baik bagi para pegawai, dan pimpinan lebih bersikap tegas supaya pegawai mematuhi peraturan perusahaan. Dalam mengelola konflik, sebaiknya para pegawai melakukan persaingan secara sehat untuk meraih prestasi kerja. Dalam mengoptimalkan kinerja, sebaiknya pegawai mengeluarkan semua potensinya dalam merealisasikan tujuan perusahaan, dan pegawai saling sepakat bekerjasama dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.37403/sultanist.v5i1.83

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL MANAJEMEN DAN KEUANGAN

Diterbitkan Oleh:

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung

Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia

 

Editorial Office:

   Jln. Surabaya No.19 Pematangsiantar, 21118, Sumatera Utara

   sultanist@stiesultanagung.ac.id

 Telp/Fax. (0622) 25626 / (0821) 65264931


P-ISSN: 2338-4328

E-ISSN: 2686-2646